Soal Kimia tentang Kimia Unsur 1314

Soal Kimia tentang Kimia Unsur 1314

Secara keseluruhan kimia unsur ini merupakan jenis topik teoritikal. Materi ini sendiri diajarkan untuk kelas 12 SMA. Berikut ini ada 2 paket soal yang bisa digunakan sebagai bahan latihan hafalan dalam mempelajari topik ini.

Salah satu tampilan soalnya seperti apa, bisa di lihat pada kotak berikut ini,



Untuk soal-soal lainnya hampir serupa, Silahkan diunduh melalui tautan dibawah ini,

Semoga Bermanfaat dan Bergguna dalam proses pembelajarannya...
Materi Ekonomi : Tenaga Kerja,Angkatan Kerja dan Kesempatan Kerja

Materi Ekonomi : Tenaga Kerja,Angkatan Kerja dan Kesempatan Kerja

1.      Tenaga Kerja, Angkatan Kerja, Kesempatan Kerja
Tenaga Kerja adalah : Penduduk dalam usia kerja yang siap melakukan pekerjaan, yaitu mereka yang sudah bekerja, mereka yang sedang mencari pekerjaan, dan mereka yang mengurus rumah tangga.

Angkatan Kerja adalah : Mereka yang mempunyai pekerjaan, baik sedang bekerja  maupun yang sementara tidak bekerja karena suatu sebab, seperti : petani yang sedang menunggup panen/hujan, pegawai yang sedang cuti, sakit dll.
Bukan Angkatan Kerja adalah : Mereka yang sedang sekolah, mengurus RT tanpa mendapatkan upah, lanjut usia, cacat jasmani, dan tidak melakukan suatu kegiatan yang dimasukkan kedalam kategori bekerja, sementara tidak bekerja atau mencari pekerjaan.
Usia Kerja adalah : Tingkat umur seseorang yang diharapkan dapat bekerja dan memperoleh pendapatan, di Indonesia berumur berkisar dari 15 sampai 55 tahun.
Kesempatan Kerja adalah : Suatu keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja (pekerjaan)  untuk diisi oleh pencari kerja.
2.      Kesempatan Kerja dan Pasar Tenaga Kerja.
adalah : Suatu keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja (pekerjaan)  untuk diisi oleh pencari kerja.

Pasar tenaga kerja adalah : Keseluruhan aktivitas yang mempertemukan penawaran tenaga kerja (pencari kerja) dengan permintaan tenaga kerja (Lowongan kerja).

Penawaran tenaga kerja datang dari sector rumah tangga, sementara permintaan tenaga kerja datang dari perusahaan, unit-unit usaha dan kantor-kantor pemerintah.

Sebelum seseorang memutuskan untuk menerima atau tidak suatu lowongan  pekerjaan, maka pencari kerja membutuhkan informasi sebagai berikut :
1.      Jenis usaha dan gambaran umum tentang perusahaan dimana lowongan perusahaan itu berada.
2.      Kecocokan pekerjaan tersebut dengan pendidikan dan latar belakang pencari kerja.
3.      Tingkat upah serta lingkungan perusahaan.
4.      Keuntungan-keuntungan lain diluar gaji, seperti tunjangan kesehatan, bonus, dll.
5.      Prospek masa depan, seperti kemungkinan naik pangkat, kesempatan menjadi pimpinan, kesempatan latihan didalam dan luar negeri.
Informasi yang dibutuhkan perusahaan yang berkaitan dengan kondisi pelamar adalah :
1.      Jenis dan tingkat pendidikan calon
2.      Keahlian khusus yang dimiliki oleh calon.
3.      Kejujuran, sikap, dan penampilan.
4.      Pengalaman kerja.
5.      Kesehatan,

3.      Upaya peningkatan kualitas kerja
Upaya peningkatan kualitas kerja ditempuh dengan cara :
a.       Melalui pendidikan formal
Baik yang bersifat umum maupun kejuruan.
b.      Melalui pendidikan non Formal, seperti :
Ø  Latihan kerja yang dilakukan pemerintah melalui BLK (Balai Latihan Kerja), kursus dan latihan, yang bertujuan untuk memberi keterampilan dan kemampuan pada pengikut kursus.
Ø  Pemagangan adalah
Ø  Latihan kerja langsung ditempat kerja, yang bertujuan untuk memantapkan profesionalisme yang dibentuk melalui latihan kerja.
Ø  Perbaikan gizi dan kesehatan, diperlukan untuk mendukung ketahanan kerja dan meningkatkan semangat kerja.

Tingkat partsipasi angkatan kerja (TPAK) adalah perbandingan antara angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja (15-65 tahun). Semakin tinggi TPAK maka semakin banyak keterlibatan penduduk usia produktif dalam pasar kerja.
(marthayunanda)
Soal Fisika Gaya dan Hukum Newton

Soal Fisika Gaya dan Hukum Newton

Materi Gaya dan Hukum Newton diajarkan untuk jenjang SMA dan SMP. Bahasannya hampir sama yaitu mengenai hukum hukum Newton. Tetapi yang membedakan di sini adalah tingkat kesulitan soalnya.

Untuk kali ini, kami akan berbagi soal-soal tentang Gaya dan Hukum Newton Paket 1605 khusus untuk pembelajaran SMP punya. Untuk melihat tampilan soal Gaya dan Hukum Newton Ini seperti apa silahkan lihat pada preview di bawah ini,


Untuk Download soal ini bisa melalui link berikut ini,

Download Soal Fisika Gaya dan Hukum Newton.pdf

Semoga soal-soal ini bisa membantu dalam proses pembelajarannya.
Soal dan Pembahasan Oksidimetri

Soal dan Pembahasan Oksidimetri

Oksidimetri merupakan materi lanjutan dari reaksi redoks. Secara awamnya bisa dibilang kombinasi soal redoks dan Stokiometri. Nah kali ini kami akan berbagi Soal dan Pembahasan tentang reaksi reaksi Oksidimetri.

Soal dan Pembahasan Ini terdiri dari 3 tipe soal yang berbeda, yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman bagi para pelajar tentang reaksi Oksidimetri ini, Untuk melihat tampilan soal ini bisa di preview pada kotak berikut,



Nah jika Anda ingin mendownload soal ini, silahkan klik Link berikut

Download Soal dan Pembahasan Oksidimetri.pdf

Semoga dengan Soal dan Pembahasan ini bisa membantu dalam memahami pembelajaran kimia tentang oksidimetri.
Soal Usaha dan Energi kelas 8 SMP Paket 0105b

Soal Usaha dan Energi kelas 8 SMP Paket 0105b

Berikut ini kami akan berbagi soal tentang usaha dan energi yang dipelajari oleh kelas 8 SMP atau sederajat. Kompilasi soal ini terdiri dari Soal-soal berbentuk Pilihan Ganda dan Soal Problem Base on Serta Soal-Soal Essay. Jumlah Soal Ini sendiri terdiri kurang lebih 140-an. Semoga soal ini bisa membantu proses pembelajaran sebagai salah satu sumber bahan ajar bagi guru-guru dan makanan istimewa untuk para siswa

Untuk Melihat tampilan soal ini seperti apa, silahkan dilihat pada kotak di bawah ini,



Untuk Mencetak soal ini silahkan di-download sebelumnya melalui link di bawah ini,
Download Soal Fisika Usaha dan Energi kelas 8 SMP.pdf

Semoga Bermanfaat -marthayunanda
Soal Fisika tentang Listrik Statis paket 0805a

Soal Fisika tentang Listrik Statis paket 0805a

Materi kelistrikan secara umum dibagi untuk tahap pendidikan sekolah atas 2 macam, yakni listrik statis dan listrik dinamis. Listrik Statis adalah pengenalan terhadap muatan yang memiliki arus listrik, sementara listrik dinamis lebih cendrung membahas arus listrik yang bergerak.

Kali ini kami akan berbagi soal-soal mengenai listrik statis, Untuk melihat tampila soal seperti apa silahkan di kotak berikut,



Untuk mencetak soal ini silahkan sebelumnya didownload pada link di bawah ini,

Download Soal Listrik Statis Paket 0805a.pdf

Semoga Bermanfaat...
Soal Soal Pengenalan Akuntansi

Soal Soal Pengenalan Akuntansi

MATA PELAJARAN      : AKUNTANSI
KELAS                             : XI IPS
NAMA                              :
 



PILIHLAH JAWABAN YANG KAMU ANGGAP PALING BENAR.

1.Pada tahun 1494 pertama kali diperkenalkan system pencatatan berpasangan oleh seorang ahli matematika yaitu :
a.       Adam Smith                                                 d. Lucas Pacioli
b.      Sukarno                                                        e. Muhammad Hatta
c.       Niwoger

2.Sistem pencatatan akuntansi yang dipakai oleh Indonesia, ……..
  1. Sistem Kontinental                                      d. Sistem ganda
  2. Sistem tunggal                                             e. Sistem berpasangan
  3. Sistem Anglo saxon

3.Perusahaan yang kegiatannya memberikan pelayanan jasa adalah :
  1. Industri                                                        d. Mini Market
  2. Dagang                                                         e. Konpeksi
  3. Salon

4.Tahap yang paling penting dalam kegiatan akuntansi adalah :
  1. Tahap pendahuluan                                      d. Tahap pengiktisaran
  2. Tahap pencatatan                                         e. Tahap Akhir
  3. Tahap pelaporan

5.Kegunaan akuntansi adalah :
  1. Sebagai dasar pemberian pinjaman              d. Sebagai dasar mendapat pinjaman
  2. Sebagai dasar pengambilan keputusan         e. Sebagai dasar penetapan pajak
  3. Sebagai bahan untuk investasi

6.Pemakai akuntansi dibedakan menjadi 2 kelompok, pihak internal dan eksternal yang termasuk pihak internal ialah :
  1. Pemasok                                                       d. Pemilik perusahaan
  2. Pelanggan                                                     e. Pimpinan perusahaan
  3. Pemerintah

7.Pihak ekstern pemakai akuntansi adalah :
  1. Kepala Anggaran                                         d. Kreditor
  2. Kepala Pemasaran                                        e. Manajer
  3. Kepala Pembelanjaaan

8.Pemerintah memerlukan informasi akuntansi dari perusahaan untuk ……….
  1. Penetapan pimpinan perusahaan                  d. Pemberian sumbangan
  2. Penetapan pajak                                           e. Pemberian modal
  3. Pemberian subsidi

9.Laporan keuangan yang diminta Bank dari perusahaan untuk memberikan informasi ……….
  1. Jumlah karyawan pada perusahaan
  2. Sistem organisasi pada perusahaan
  3. Kemampuan perusahaan dalam pengembalian kredit
  4. Kemampuan manajemen mengendalikan perusahaan
  5. Masa operasi perusahaan masa yang akan dating
10.Bidang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan di sebut ………
  1. Akuntnasi manajemen                                  d. Akuntansi keuangan
  2. Akuntansi pendidikan                                  e. Akuntansi biaya
  3. Akuntansi perpajakan

11.Akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan secara bebas atas laporan keuangan disebut :
  1. Akuntnasi manajemen                                  d. Akuntansi keuangan
  2. Akuntansi pendidikan                                  e. Akuntansi biaya
  3. Akuntansi auditing                                     

12.Bidang akuntansi yang menyebarkan pendidikan, akuntansi ……….
  1. Akuntnasi manajemen                                  d. Akuntansi keuangan
  2. Akuntansi pendidikan                                  e. Akuntansi biaya
  3. Akuntansi pajak

13.Akuntansi yang menitik beratkan pada masalah biaya pokok produksi suatu barang disebut ………
  1. Akuntnasi manajemen                                  d. Akuntansi keuangan
  2. Akuntansi pendidikan                                  e. Akuntansi biaya
  3. Akuntansi perpajakan

14.Akuntansi yang menitik beratkan pada masalah perhitungan pajak disebut ……..
  1. Akuntnasi manajemen                                  d. Akuntansi keuangan
  2. Akuntansi pendidikan                                  e. Akuntansi biaya
  3. Akuntansi perpajakan

15.Orang yang bertugas sebagai pemeriksa laporan keuangan secara bebas berdasarkan prosedur disebut :
  1. Bendahara                                                    d. Auditor
  2. Auditing                                                       e. Akuntan
  3. Kasir

16.Akuntan yang bekerja pada suatu perusahaan disebut ……..
  1. Akuntan intern                                             d. Akuntan publik
  2. Akuntan pemerintah                                    e. Akuntan auditing
  3. Akuntan pendidik

17.Berikut ini adalah macam-macam profesi akuntan, kecuali ……..
  1. Akuntan publik                                            d. Akuntan pemerintah
  2. Akuntan Intern                                            e. Akuntan eksternal
  3. Akuntan pendidik

18.Contoh dari akuntan pendidik adalah ………
  1. Pemilik perusahaan                                      d. Guru
  2. Direktur                                                        e. Advokat
  3. Dokter

19.Berikut ini adalah etika profesi akuntan , kecuali…….
  1. Kepribadian                                                 d. Kecakapan profesi
  2. Tanggung jawab pada klien                         e. Percaya diri
  3. Tanggung jawab lain

20.Yang bukan merupakan laporan keuangan adalah ……..
  1. Neraca                                                          d. Laporan internal
  2. Laporan laba rugi                                         e. Laporan perubahan modal
  3. Laporan arus kas

21. Suatu kejadian di dalam perusahaan yang menghendaki pencatatan secara kronologis, sistematis dan teratur yang menyebabkan perubahan aktiva dan pasiva adalah….
       a.  akun                                                              d. harga perolehan
       b. transaksi                                                        e. rekening
       c. laporan keuangan

22.  Di bawah ini yang termasuk akun nominal adalah
        a. beban                                                            d. beban yang masih hrs dibayar
        b. harta                                                             e. wesel bayar
        c. laba yang dibagikan kepada pemegang saham

23.  Konsep kesatuan usaha adalah konsep yang menyatakan bahwa perusahaan harus di anggap terpisah dari kegiatan-kegiatan ekonomi yang dilakukan ….
         a.  karyawannya                                               d.  pemiliknya
         b.  pemimpinnya                                               e.  pemerintah
         c.  perusahaan lain

24.   Hak tunggal/istimewa yang diperoleh suatu perusahaan dari pemerintah, orang atau perusahaan lain untuk mengomersialkan produk dinamakan ….
          a.  hak paten                                                      d. trademark
          b.  hak cipta                                                       e. goodwill
          c.  franchise

25.   Dalam pemberian kode akun yang menggunakan istilah rubric adalah ….
          a.  decimal                                                         d. kombinasi huruf dan angka
          b.  numerical                                                      e.  mnemonic
          c.  blok

26.    Akun utang dagang di beri kode 200 dan utang gaji di beri kode 201. Cara ini menggunakan kode akun ….
           a.  blok                                                             d. angka berurutan
           b.  decimal                                                         e.  mnemonic
           c.  kelompok

27.    Akun-akun di bawah ini adalah akun pendapatan
1)      Pendapatan usaha
2)      Pendapatan dagang
3)      Pendapatan bunga
4)      Pendapatan komisi
5)      Laba penjualan aktiva


Yang termasuk pendapatan di luar usaha adalah ….
    a. 1 dan 2                                                            d.  2 dan 5
    b. 1 dan 3                                                             e.  3 dan 5
    c. 2 dan 4

28.  Konsep kesatuan usaha dalam struktur dasar akuntansi adalah ….
           a. satu kesatuan antara kepentingan perusahaan dan pemilik
           b. pencatatan transaksi harus didasari pada prinsip akuntansi
           c. konsep pelaporan keuangan yang transparan dan mudah dipahami
           d. kesatuan laporan keuangan yang mandiri
           e. satu kesatuan yang terpisah antara kepentingan perusahaan dan pemilik

29.  Kewajiban perusahaan yang timbul karena janji tertulis kepada pihak lain untuk membayar sejumlah uang pada tanggal yang telah ditetapkan di sebut
            a. utang hipotik
            b. utang wesel
            c. kredit investasi
            d. uang muka penjualan
            e.  utang obligasi

30.  Perusahaan berikut yang termasuk perusahaan jasa adalah perusahaan ….
            a. makanan                                                         d. angkutan
            b. mebel                                                              e. kertas

            c. mobil          
-marthayunanda-
Langkah Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metoda Setengah Reaksi

Langkah Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metoda Setengah Reaksi

Selain dengan metode Bilangan oksidasi-Biloks. Penyetaraan Reaksi reduksi-oksidasi (Redoks),  [Baca : Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metoda Bilangan Oksidasi]. Juga bisa dilakukan dengan metoda setengah reaksi. Berikut langkah-langkah penyetaraan reaksi redoks dengan metoda setengah reaksi,

PENYETARAAN REAKSI REDOKS METODE SETENGAH REAKSI

Suasana Asam / Netral
Suasana Basa
1
Tulis kerangka dasar dari ½ reaksi reduksi dan ½ reaksi oksidasi secara terpisah
Sama dengan sebelah
2a
Setarakan atom unsur yang mengalami perubahan biloks
Sama dengan sebelah
2b
Setarakan atom O, dengan menambahkan H2O pada ruas yang kekurangan oksigen
Setarakan atom O, dengan menambahkan OH- pada ruas yang kekurangan oksigen (biasanya 2x kebutuhan)
2c
Setarakan atom H, dengan menambahkan H+ pada ruas yang kekurangan hidrogen
Setarakan atom H, dengan menambahkan H2O pada ruas yang kekurangan hidrogen
3
Setarakan muatan dengan penambahan elektron
Sama dengan sebelah
4
Samakan jumlah elektron pada ½ reaksi masing-masing dengan mengalikan koefisien yang sesuai
Sama dengan sebelah
5
Jumlahkan kedua reaksi tersebut
Sama dengan sebelah
6
Kembalikan ion yang terbentuk dengan menambahkan pasangan kation atau anionnya sesuai soal
Catatan : Penambahan di ruas kiri harus sama dengan penambahan di ruas kanan
Sama dengan sebelah

Catatan :
·         Langkah ke-6 hanya untuk soal berupa reaksi rumus saja
·         Senyawa yang memiliki fase solid / gas tidak bisa terpecah menjadi ion.
·         Yang bisa terpecah menjadi ion, biasanya berupa elektrolit kuat

·         Hafalkan tabel ½ reaksi reduktor dan ½ reaksi oksidator
     Jika merasa butuh dengan materi ini, tidak usah copas materi di atas, berikut kami sediakan link download dalam bentuk lembaran pdf.
         


Materi Ekonomi Kebijakan Fiskal

Materi Ekonomi Kebijakan Fiskal



1.    Pajak dan Retribusi
a.    Pengertian
Pajak adalah : iuran wajib yang dibayarkan wajib pajak berdasarkan norma hukum untuk membiayai pengeluaran kolektif guna meningkatkan kesejahteraan umum yang balas jasanya tidak diterima secara langsung
Contoh : PPh, PBB, PPN, dll
Retribusi adalah : Pungutan yang dilakukan berkaitan dengan pemberian jasa atau fasilitas, langsung dari Negara kepada pihak yang melakukan pembayaran.
Contoh : Retribusi parkir, Retribusi pasar, retribusi kebersihan, dll
b.   Fungsi Pajak
1.      Fungsi anggaran
Pajak sebagai penerimaan Negara atau sebagai pengisi kas negara
2.      Fungsi pembiayaan
Pajak digunakan untuk membiayai kegiatan Negara atau pembangunan
3.      Fungsi stabilitas
Pajak dapat digunakan untuk meningkatkan kesempatan kerja, menciptakan stabilitas harga, mengendalikan laju inflasi
4.      Fungsi pengaturan
5.      Fungsi retribusi pendapatan
c.    Jenis-Jenis Pajak
Ø Pajak langsung dan pajak tidak langsung
Pajak langsng : pajak yang pembebanan/pembayarannya tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain, tetapi menjadi beban langsung WP. Contoh : PPh
Pajak Tidak Langsung : pajak yang pembebanannya dapat dilimpahkan kepada orang lain, contoh : PPN

Ø Pajak daerah dan pajak Negara
Pajak daerah adalah : pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah didaerah.contoh pajak reklame, pajak radio, pajak tontonan, pajak kendaraan bermotor.
Pajak Negara adalah : pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat. Contoh PPh, PBB dan Bea materai
Ø Pajak Objectif dan pajak Subjektif
Pajak objectif : pajak yang dikenakan berdasarkan aktivitas ekonomi wajib pajak, misalnya PPN dikenakan pada orang yang membeli barang atau jasa kena pajak.
Pajak Subjektif : pajak yang dikenakan atas kemampuan subjek dalam hal ini wajib pajak. Indikatornya adalah pendapatan. Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pajak yang dibayarkan

d.   System Pemungutan Pajak
Ø Official Assessment System
Dalam hal ini yang mempersiapkan perhitungan adalah kantor pajak atau aparatur pemerintah. WP hanya membayar jumlah pajak saja.
Ø Self Assessment System
Perhitungannya dilakukan sendiri oleh WP dengan memperhatikan ketentuan yang ada. Jika WP mengalami kesulitan , maka ia dapat bertanya kepada petugas pajak.
Ø Withholding System
Perhitungan dan pemungutan dilakukan oleh pehak ketiga.

Besarnya tarif pemungutan pajak diatur sebagai berikut :
a.       Tarif Proposional
Dikenakan tarif yang tetap atau sejenis untuk setiap jumlah penghasilan.
b.      Tarif progresif
Persentase pajak yang dipungut semakin besar untuk pendapatan yang semakin besar
c.       Tarif regresif
Persentase tarif pajak semakin kecil untuk untuk pendapatan yang semakin besar
d.      Tarif tetap
Jumlah pajaknya tetap dalam rupiah tertentu, walaupun jumlahnya berubah

Pemungutan pajak harus diusahakan agar tidak memberatkan orang yang berpenghasilan rendah dan orang yang berpenghasilan tinggi harus membayar pajak dalam jumlah yang lebih besar. Adam Smith  mengutarakan 4 hal yang harus dipertimbangkan dalam penetapan dan pemungutan pajak, yaitu :
Ø  Keadilan sama rasa
Ø  Kepastian dan ketetapan
Ø  Praktis dan mudah
Ø  Serta ekonomis

2.    Menghitung Pajak Penghasilan dan Pajak Bumi dan Bangunan
a.      Pajak Penghasilan
Diatur dalam UU pajak No 17 tahun 2000, subjeknya meliputi : orang pribadi atau warisan yang belum dibagi, badan (PT, CV, BUMN, BUMD) dan bentuk usaha tetap (BUT) lainnya.
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
1.      Wajib pajak pribadi Rp 13.200.000,- per tahun
2.      Wajib pajak yang menikah Rp 1.200.000,- per tahun
3.      Anak-anak maksimal 3 anak, tiap anak Rp 1.200.000,-per tahun

Tarif pajak penghasilan :
1.      Wajib pajak orang pribadi dalam negeri
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Tarif Pajak
Sampai dengan Rp 25.000.000,-
Diatas Rp 25 Juta – Rp 50 Juta
Diatas Rp 50 Juta – Rp 100 Juta
Diatas Rp 100 Juta – Rp 200 Juta
Diatas Rp 200 Juta
5 %
10 %
15 %
25 %
35 %


2.      Wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Tarif Pajak
Sampai dengan Rp 50 juta
Diatas Rp 50 juta – Rp 100 juta
Diatas 100 juta
10 %
15 %
30 %


b.      Pajak Bumi dan Bangunan
Dasar hukumnya UU Pajak No 12 tahun 1994
Tarif pajak PBB adalah 0,5 % x nilai jual kena pajak
Nilai jual kena pajak ditetapkan 20 % dari harga jual

c.       Pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah
Dasar hukumnya UU pajak no 18 tahun 2000
Objek pajak pertambahan nilai adalah :
1.      Penyerahan barang kena pajak (BKP) dalam daerah pabean yang dilakukan pengusaha
2.      Impor barang kena pajak
3.      Penyerahan BKP
4.      Pemamfaatan jasa kena pajak
5.      Eksport BKP
Tarif pajak pertambahan nilai adalah 10 %
Tarif pajak penjualan barang mewah yang berlaku adalah 10 %, 20 % dan 35 %.

3.    Kebijakan Fiskal dan Moneter
Kebijakan fiscal / anggaran adalah: kebijakan ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mengolah atau mengarahkan kegiatan ekonomi kearah yang lebih baik dengan cara mengatur penerimaan dan pengeluaran pemerintah.
Tujuannya adalah :
1.    Meningkatkan laju inflasi
2.    Kesempatan kerja
3.    Stabilitas ekonomi
4.    Distribusi pendapatan
5.    Menanggulangi inflasi
Kebijakan moneter : langkah-langkah yang diambil pemegang otoritas moneter untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dan daya beli uang dengan tujuan menjaga kestabilan ekonomi.
Macam-macam kebijakan anggaran :
1.      Anggaran surplus
Terjadi apabila, jumlah belanja atau pengeluaran Negara lebih besar daripada pendapatan yang tersedia. Kebijakan ini dapat menimbulkan gejala deflasi, yaitu jumlah uang yang beredar semakin kecil dan harga cenderung turun.
2.      Anggaran defisit
Terjadi apabila anggaran pendapatan lebih kecil dari jumlah belanja Negara. Kebijakan ini cenderung menimbulkan gejala inflasi, dimana jumlah uang yang beredar lebih banyak sehingga harga cenderung naik.
3.      Anggaran seimbang/dinamis

Dalam kebijakan ini menghendaki adanya keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran pemerintah, agar terjadi kestabilan dalam perekonomian.