Tampilkan postingan dengan label Kelas 11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas 11. Tampilkan semua postingan
Langkah Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metoda Setengah Reaksi

Langkah Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metoda Setengah Reaksi

Selain dengan metode Bilangan oksidasi-Biloks. Penyetaraan Reaksi reduksi-oksidasi (Redoks),  [Baca : Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metoda Bilangan Oksidasi]. Juga bisa dilakukan dengan metoda setengah reaksi. Berikut langkah-langkah penyetaraan reaksi redoks dengan metoda setengah reaksi,

PENYETARAAN REAKSI REDOKS METODE SETENGAH REAKSI

Suasana Asam / Netral
Suasana Basa
1
Tulis kerangka dasar dari ½ reaksi reduksi dan ½ reaksi oksidasi secara terpisah
Sama dengan sebelah
2a
Setarakan atom unsur yang mengalami perubahan biloks
Sama dengan sebelah
2b
Setarakan atom O, dengan menambahkan H2O pada ruas yang kekurangan oksigen
Setarakan atom O, dengan menambahkan OH- pada ruas yang kekurangan oksigen (biasanya 2x kebutuhan)
2c
Setarakan atom H, dengan menambahkan H+ pada ruas yang kekurangan hidrogen
Setarakan atom H, dengan menambahkan H2O pada ruas yang kekurangan hidrogen
3
Setarakan muatan dengan penambahan elektron
Sama dengan sebelah
4
Samakan jumlah elektron pada ½ reaksi masing-masing dengan mengalikan koefisien yang sesuai
Sama dengan sebelah
5
Jumlahkan kedua reaksi tersebut
Sama dengan sebelah
6
Kembalikan ion yang terbentuk dengan menambahkan pasangan kation atau anionnya sesuai soal
Catatan : Penambahan di ruas kiri harus sama dengan penambahan di ruas kanan
Sama dengan sebelah

Catatan :
·         Langkah ke-6 hanya untuk soal berupa reaksi rumus saja
·         Senyawa yang memiliki fase solid / gas tidak bisa terpecah menjadi ion.
·         Yang bisa terpecah menjadi ion, biasanya berupa elektrolit kuat

·         Hafalkan tabel ½ reaksi reduktor dan ½ reaksi oksidator
     Jika merasa butuh dengan materi ini, tidak usah copas materi di atas, berikut kami sediakan link download dalam bentuk lembaran pdf.
         


Langkah Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metode Bilangan Oksidasi

Langkah Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metode Bilangan Oksidasi

Salah satu cara  untuk menyetarakan suatu reaksi kimia adalah denga metode bilangan Oksidasi, tentu saja reaksi yang akan disetarakan merupakan reaksi Oksidasi dan Reduksi.

Adapun cara lain adalah dengan metode setengah reaksi (Baca: Langkah Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metoda Setengah Reaksi).
Kali ini kita bahasa cara penyetaraan reaksi redoks dengan metode Bilangan Oksidasi saja dulu Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk penyetaraan reaksi Reduksi-Oksidasi (Redoks)

PENYETARAAN REAKSI REDOKS METODE BILOKS

Reaksi Ion
Reaksi Rumus
1
Tentukan Unsur yang mengalami perubahan biloks
Sama dengan sebelah
2
Setarakan unsur yang mengalami perubahan biloks dengan memberikan koefisien yang sesuai
Sama dengan sebelah
3
Tentukan perubahan biloks dari oksidator dan reduktor
Sama dengan sebelah
4
Setarakan perubahan biloks dengan mengalikan koefisien yang sesuai
Sama dengan sebelah
5
Setarakan muatan di kedua ruas dengan penambahan :
Ion H+ untuk suasana asam
Ion OH- untuk suasana basa (biasanya 2x kebutuhan)
Setarakan setiap unsur nya dengan kation dan anion diutamakan lebih dahulu

6
Setarakan atom H di kedua ruas dengan penambahan H2O baik untuk suasana asam maupun basa
Sama dengan sebelah
7
Cek kembali atom O di kedua ruas
Sama dengan sebelah

Materi ini juga bisa didownload lebih lengkap dalam lembaran pdf, jadi jika anda butuh tidak usah copas materi di atas, cukup download lembaran ini via link berikut


Semoga Bermanfaat.

Soal dan Pembahasan Kimia pH Larutan Asam dan Basa 112908

Soal dan Pembahasan Kimia pH Larutan Asam dan Basa 112908

Kali ini kami akan berbagi soal tentang pH larutan Asam dan Basa. Materi ini diajarkan untuk kelas XI SMA jurusan IPA. Soal  ini terdiri dari soal Pilihan Ganda mengenai hitungan pH dan teori tentang Larutan Asam dan Basa. Selain itu pada bagian akhir soal ini kami menyediakan pembahasan soal-soal tersebut

Sebagai preview bagi anda silahkan lihat pada kotak di bawah ini,



Untuk Download soal ini silahkan ikuti tautan di bawah ini,

Download Soal dan Pembahasan Kimia pH Larutan Asam dan Basa 112908.pdf

Semoga soal ini bisa membantu penguasaan peserta didik pada materi ini.

Buku Saku Pintar Trigonometri

Buku Saku Pintar Trigonometri

Sebagai tambahan saja, biasa kami berbagi mengenai soal-soal dan materiKali ini kami akan berbagi e-book Pintar Trigonometri yang berisi tentang trigonometri dasar meliputi pengenalan trigonometri, dan grafik trigonometri. Buku ini dengan tampilan menarik diharapkan bisa menjadi salah satu sumber bahan ajar.

Untuk melihat tampila buku ini seperti apa silahkan di cek pada box berikut,



Nah untuk mendownload buku tersebut silahkan ikuti Link di bawah ini,

Download Buku Saku Pintar Trigonometri.pdf 

Terima kasih kepada sdr. Soekirno Elven dan mudahmudahan bisa bermanfaat buat kita semua.
Soal Matematika Populasi, Sampel. Mean, Modus, Median,

Soal Matematika Populasi, Sampel. Mean, Modus, Median,

Berikut ini soal-soal tentang statistika dasar mengenai Pengertian dan Contoh Populasi, Sampel serta hitungan Modus, Median dan Mean. Soal ini terdiri dari 15 Soal essay.

Nah untuk melihat preview soalnya silahkan lihat kotak di bawah ini,


Untuk mendownload soal ini sebelum mencetaknya silahkan klik link dibawah ini

Download Soal Populasi Sampel,Mean,Modus,Media.Pdf

Semoga bermanfaat dan Bisa membantu.
Soal dan Pembahasan Kimia pH Larutan Asam dan Basa 113108

Soal dan Pembahasan Kimia pH Larutan Asam dan Basa 113108

Kali ini kami akan berbagi soal tentang pH larutan Asam dan Basa. Materi ini diajarkan untuk kelas XI SMA jurusan IPA. Soal  ini terdiri dari soal Pilihan Ganda mengenai hitungan pH dan teori tentang Larutan Asam dan Basa. Selain itu pada bagian akhir soal ini kami menyediakan pembahasan soal-soal tersebut

Sebagai preview bagi anda silahkan lihat pada kotak di bawah ini,



Untuk Download soal ini silahkan ikuti tautan di bawah ini,

Download Soal dan Pembahasan Kimia pH Larutan Asam dan Basa 113108.pdf

Semoga soal ini bisa membantu penguasaan peserta didik pada materi ini.

Soal Kimia tentang Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (KSP)

Soal Kimia tentang Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (KSP)

Materi Kelarutan (s) dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp) dipelajari pada Kelas 11 semester genap. (KTSP dan K13). Tujuan dari pembelajaran ini adalah siswa harus mampu menentukan hasil kali kelarutan suatu larutan jika diketahui kelarutannya dan sebaliknya. Setelah itu siswa harus mampu menentukan larutan mana yang menghasilkan endapan, tepat jenuh atau tidak siswa mengendap sama sekali.
Terakhir  siswa diharapkan mampu menentukan massa menentukan massa endapan jika larutan  tersebut menghasilkan endapan. Berikut ada beberapa contoh soal beserta pembahasannya:

 No. 1
Diketahui:
Kelarutan PbSO4 dalam air pada suhu tertentu adalah 1,4 × 10−4 mol/L.
Tentukan massa PbSO4 yang dapat larut dalam 500 mL air, nyatakan jawaban dalam satuan milligram (mg).
(Ar Pb = 206; S = 32; O = 14)

Pembahasan
Data
V = 500 mL = 0,5 L
s = 1,4 × 10−4 mol/L

INGAT!



dimana
s = kelarutan (mol/L)
v = volume (L)
n = jumlah mol

Sehingga jumlah mol PbSO4


= 0,7 × 10−4  mol
dan massanya adalah



 No. 2
Sebanyak 0,7 gram BaF2 (Mr = 175) melarut dalam air murni membentuk 2 L larutan jenuh. tentukan Ksp dari BaF2.

Pembahasan
Jumlah mol dari BaF2 adalah:
n = 0,7 / 175 = 4 × 10−3 mol

Kelarutannya adalah
S = 4 × 10−3 mol / 2 L = 2 × 10−3 mol/L

BaF2             ↔       Ba2+               +       2F
2 × 10−3               2 × 10−3               4 × 10−3

Ksp BaF2 = [Ba2+][F]2
Ksp BaF2 = (2 × 10−3)(4 × 10−3)2 = 3,2 × 10−8

 No. 3
Hasil kali kelarutan Ca(OH)2 dalam air adalah 4 × 10−6. Tentukan kelarutan Ca(OH)2.

Pembahasan
Menentukan kelarutan diketahui Ksp



 No. 4
Dalam 100 cm3 air dapat larut 1,16 mg Mg(OH)2 (Mr = 58). Harga Ksp dari Mg(OH)2 adalah....
A. 16,0 × 10−12
B. 3,2× 10−11
C. 8,0× 10−10
D. 4,0× 10−10
E. 8,0× 10−8
Ebtanas 2001

Pembahasan
Data:
V = 100 cm3 = 0,1 L
massa = 1,16 mg = 1,16 × 10−3 gram
Mr = 58
Ksp = ....

mol Mg(OH)2 = gram / Mr
mol Mg(OH)2 = 1,16 × 10−3 / 58 = 0,02 × 10−3 mol

s = mol / liter
s = 0,02 × 10−3 / 0,1 = 0,2 × 10−3 mol/L

Mg(OH)2   ↔  Mg2+ + 2OH
    s               s         2s

Ksp = (s)(2s)2 = 4s3
Ksp = 4(0,2 × 10−3)3 = 3,2 × 10−11

 No. 5
Harga hasil kali kelarutan (Ksp) Ag2SO4 = 3,2 x 10−5, maka kelarutannya dalam 1 liter air adalah...
(Ebtanas 97)

Data:
Volume V = 1 liter
Ksp Ag2SO4 = 3,2 x 10−5
s =.....

Pembahasan
Ag2SO4 ↔ 2Ag+ + SO4 2−
    s           2s         s

Ksp Ag2SO4 = [Ag+]2[SO4 2−]
Ksp Ag2SO4 = (2s)2(s)
3,2 x 10−5 = 4s3
s3 = 0,8 x 10−5
s3 = 8 x 10−6
s = 2 x 10−2 mol /L

 No. 6
Diketahui Ksp Ag2CrO4 = 4 x 10−12. Tentukan kelarutan Ag2CrO4 dalam larutan 0,01 M K2CrO4!

Pembahasan
Menentukan kelarutan pada ion sejenis.

Tentukan dulu kandungan ion pada K2CrO4
Larutan 0,01 M K2CrO4 mengandung:
ion K+ sebanyak 0,02 M
ion CrO42− sebanyak 0,01 M

Kembali ke Ag2CrO4
Ag2CrO4 ↔ 2Ag+ + CrO42−
    s            2s          s

Dari rumus Ksp, biarkan dulu CrO42− nya:



Isi molaritas CrO42− yang berasal dari K2CrO4, yaitu 0,01 M



No. 7
Tentukan hubungan antara kelarutan dengan hasil kali kelarutan untuk senyawa Ag2CrO4

Pembahasan
Misalkan kelarutan Ag2CrO4 adalah s



Hubungan kelarutan dengan Ksp


No. 8
Kelarutan Mg(OH)2 dalam NaOH 0,1 M dengan Ksp Mg(OH)2 = 1,8×10−11 mol3 L−3 adalah ...
A. 1,8×10−13 mol/L
B. 1,8×10−10 mol/L
C. 4,5×10−10 mol/L
D. 1,8×10−9 mol/L
E. 6,7×10−6 mol/L
(un 08)

Pembahasan
NaOH dengan molaritas ion-ionnya:



Mg(OH)2 dengan ion-ion dan kelarutannya:



Dari Ksp Mg(OH)2 :



No. 9
Larutan jenuh X(OH)2 memiliki pOH = 5. Tentukan hasil kali kelarutan (Ksp) dari X(OH)2 tersebut!

Pembahasan
pOH = 5 artinya konsentrasi OH nya diketahui sebesar 10−5 M.

Dari
X(OH)2 → X2+ + 2OH

[OH] = 10−5 M
[X2+] = 1/2 x 10−5 M = 5 x 10−6 M

Ksp = [X2+] [OH]2
Ksp = [5 x 10−6] [10−5]2 = 5 x 10−16

No. 10
50 mL larutan CaCl2 0,1 M dicampur dengan 50 mL larutan larutan NaOH 0,01 M. Tentukan apakah terjadi endapan jika diketahui Ksp Ca(OH)2 adalah 8 x 10−6

Pembahasan
Jika terjadi endapan maka endapan yang terjadi adalah Ca(OH)2. Karena itu tentukan dulu konsentrasi Ca2+ dan OH dalam campuran.

Untuk Ca2+



Untuk OH nya



Tentukan harga Qsp, caranya seperti menentukan Ksp juga



Karena nilai Qsp < nilai Ksp, maka tidak terjadi endapan. Endapan akan terjadi jika Qsp > Ksp.
 No. 11
Berikut ini beberapa garam dan Ksp nya:
(1) Cu(OH)2, Ksp = 2,6 × 10−19
(2) Fe(OH)2, Ksp = 8,0 × 10−16
(3) Pb(OH)2, Ksp = 1,4 × 10−20; dan
(4) Mg(OH)2, Ksp = 1,8 × 10−11

Urutan kelarutan senyawa tersebut dari yang kecil ke besar adalah...
A. (1), (2), (3), (4)
B. (2), (4), (1), (3)
C. (3), (1), (2), (4)
D. (3), (2), (4), (1)
E. (4), (2), (1), (3)
(UN 2012)
Pembahasan
Keempat garam memiliki pola yang sama yaitu L(OH)2 sehingga akan memiliki pola rumus kelarutan yang sama pula, hingga tinggal diurutkan dari yang nilai Ksp nya paling kecil yaitu: 3, 1, 2 dan 4. Jika pola garam beda, hitung satu-satu.
Soal no. 12
Sebanyak 200 mL larutan AgNO3 0,02 M, masing-masing dimasukkan ke dalam 5 wadah yang berisi 5 jenis larutan yang mengandung ion S2-, PO43-, CrO42-, Br-, SO42- dengan volume dan molaritas yang sama. Jika harga Ksp
Ag2 S = 2 × 10-49;
Ag3 PO4 = 1 × 10-20;
Ag2 CrO4 = 6 × 10-5;
AgBr = 5 × 10-13;
Ag2 SO4 = 3 × 10-5.

Maka garam yang akan terlarut dalam air adalah…
A. Ag2S dan Ag3PO4
B. Ag2S dan AgBr
C. Ag2CrO4 dan Ag2SO4
D. Ag3PO4dan AgBr
E. AgBr dan Ag2SO4
(UN Kimia 2011)
Pembahasan
200 mL larutan AgNO3 0,02 M → 200 mL × 0,02 M = 4 mmol


Konsentrasi ion Ag+ adalah [Ag+] = 10-2 M
Konsentrasi ion-ion lain dengan kondisi volume dan molaritas yang sama (200 mL dan 0,02 M):


Cek Qsp dari Ag2S Ksp = 2 × 10-49;


Cek Qsp dari Ag3PO4 Ksp =  1 × 10-20;


Cek Qsp dari Ag2CrO4  Ksp = 6 × 10-5;


Cek Qsp dari AgBr Ksp = 5 × 10-13;


Cek Qsp dari Ag2SO4 Ksp 3 × 10-5;


Yang larut memiliki harga Qsp < Ksp.
Jawab: C 
Nah bagaimana gampang sekali bukan? setelah kamu memahami contoh soal beserta pembahasan diatas
ayo silahkan berbagi artikel ini dengan temanmu, jika kamu merasa ini sangat membantu. Keep in Enjoying Chemistry is a Joy
***marthayunanda***
thanks to kimiastudycenter

Soal Kimia Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan 2

Soal Kimia Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan 2

Sambungan dari postingan sebelumnya, Ini ada dua paket lagi soal Kelarutan dan Hasil Kali kelarutan untuk kelas 11. Soal di sini terdiri dari soal Essay dan Pilihan Ganda. Untuk melihat soalnya seperti apa, silahkan lihat pada preview di kotak berikut,

Paket Essay



Paket Pilihan Ganda



Jika anda berniat untuk mendownload, silahkan didownload pada Link dibawah ini,

Semoga bisa berguna dan bermanfaat.
-marthayunanda
Soal Matematika - Menentukan Persamaan Lingkaran -1021

Soal Matematika - Menentukan Persamaan Lingkaran -1021

Menentukan Persamaan Lingkaran ini diajarkan untuk kelas 11 pada semester ganjil. Adapun soal disini, meliputi menentukan persamaan lingkaran jika diketahui pusat dan satu titik yang dilewati lingkaran. Diketahui pusat dan menyinggung salah satu sumbu koordinat, diketahui pusat dan menyinggung suatu garis,  Diketahui diameter lingkaran (berupa titik titik). Dan menentukan titik pusat dan jari-jari jika diketahui sebuah persamaan lingkaran.

Untuk lebih lengkapnya mengenai model soal ini , sebelum di download silahkan lihat pada kotak preview berikut ini,



Untuk mengunduh soal ini silahkan ikuti tautan berikut ini,
Soal Matematika - Menentukan Persamaan Lingkaran -1021

Semoga bermanfaat -
Soal dan Pembahasan pH Larutan 113008

Soal dan Pembahasan pH Larutan 113008

Kali ini kami akan berbagi soal tentang pH larutan Asam dan Basa. Materi ini diajarkan untuk kelas XI SMA jurusan IPA. Soal  ini terdiri dari soal Pilihan Ganda mengenai hitungan pH dan teori tentang Larutan Asam dan Basa. Selain itu pada bagian akhir soal ini kami menyediakan pembahasan soal-soal tersebut

Sebagai preview bagi anda silahkan lihat pada kotak di bawah ini,



Untuk Download soal ini silahkan ikuti tautan di bawah ini,

Download Soal dan Pembahasan Kimia pH Larutan Asam dan Basa 113008.pdf

Semoga soal ini bisa membantu penguasaan peserta didik pada materi ini.

Konstanta dan Konversi Satuan dalam Fisika

Konstanta dan Konversi Satuan dalam Fisika

Berikut ini adalah  Beberapa konstanta dalam fisika yang sering dipakai.. Beberapa Konstanta dinamakan sesuai nama penemunya. 

Konstanta Fisika

kecepatan cahaya hampa udara (c)2,99792458 x 108 ms−1
permeabilitas ruang hampa (μo)4Ï€ x 10−7=12,566370614...x 10−7Hm−1
permitivitas ruang hampa (εo)1/(μoc2) = 8,854187817...x 10−12 Fm−1
konstanta gravitasi (G)6,67259 x 10−11 m3 kg−1 s−2
konstanta Planck (h)6,6260755 x 10−34 Js
konstanta Avogadro (NA)6,0221367 x 1023 mol−1
konstanta Boltzmann (k)1,380658 x 10−23 JK−1
konstanta Stefan−Boltzmann (σ)5,67051 x 10−8 Wm−2 K−4

Selain Konstanta juga ada Satuan yang sering dipakai dibeberapa negara atau beberapa area, Jika dikonversikan dalam bentuk Satuan Internasional Bagaimana? Ini lah jawabannya,

Konversi Satuan

1 angstrom = 100,0 x 10−12 m
1 are = 100,0 m2
1 astronomical unit = 149,5979 x 109 m
1 atmosphere = 101,3250 x 103 Pa
1 atomic mass unit = 1,660540 x 10−27 kg
1 bar = 100,0 x 103 Pa
1 barrel (UK) = 163,6592 x 10−3 m3
1 barrel (US dry) = 115,6271 x 10−3 m3
1 barrel (US oil) = 158,9873 x 10−3 m3
1 barrel (US liquid) = 119,2405 x 10−3 m3
1 British thermal unit = 1,055056 x 103 J
1 calorie = 4,1868 J
1 curie = 37,0 x 109 Bq
1 degree (angle) = 17,45329 x 10−3 rad
1 dyne = 10,0 x 10−6 N
1 electron volt = 160,2177 x 10−21 J
1 erg = 100,0 x 10−9 J
1 faraday = 96,4853 x 103 C
1 fermi = 1,0 x 10−15 m
1 foot = 304,8 x 10−3 m
1 furlong = 201,168 m
1 gallon (UK) = 4,54609 x 10−3 m3
1 gallon (US liquid) = 3,785412 x 10−3 m3
1 gauss = 100,0 x 10−6 T
1 gram = 1,0 x 10−3 kg
1 gray = 1,0 Jkg−1
1 hectare = 10,0 x 103 m2
1 horsepower (electric) = 746 W
1 horsepower (UK) = 745,6999 W
1 hour = 3,6 x 103 s
1 hour (siderial) = 3,590170 x 103 s
1 inch = 25,4 x 10−3 m
1 kilocalorie = 4,1868 x 103 J
1 kilowatt hour = 3,6 x 106 J
1 knot (international) = 514,4444 x 10−3 ms−1
1 light year = 9,46073 x 1015 m
1 litre = 1,0 x 10−3 m3
1 lumen (at 555 nm) = 1,470588 x 10−3 W
1 maxwell = 10,0 x 10−9 Wb
1 mile (international) = 1,609344 x 103 m
1 mile (nautical, int.) = 1,852 x 103 m
1 mile (nautical, UK) = 1,853184 x 103 m
1 millibar = 100,0 Pa
1 parsec = 30,85678 x 1015 m
1 pound (avoirdupois) = 453,5924 x 10−3 kg
1 psi = 6,894757 x 103 Pa
1 rad = 10,0 x 10−3 Gy
1 rutherford = 1,0 x 106 Bq
1 rydberg = 2,179874 x 10−18 J
1 slug = 14,59390 kg
1 statampere = 333,5641 x 10−12 A
1 statcoulomb = 333,5641 x 10−12 C
1 statfarad = 1,112650 x 10−12 F
1 stathenry = 898,7552 x 109 H
1 statohm = 898,7552 x 109 Î©
1 statvolt = 299,7925 V
1 torr = 133,3224 Pa
1 yard = 914,4 x 10−3 m

Sumber : The Cambridge Handbook of Physics Formulas
Semoga bermanfaat ya buat kamu
-marthayunanda-
Rumus Gelombang Berjalan dan Gelombang Stasioner

Rumus Gelombang Berjalan dan Gelombang Stasioner

Materi ini adalah materi kelas 11 tingkat SMA yang diajarkan biasanya pada semester genap. Berikut rumus yang paling sering kamu butuhkan nantinya.
Persamaan Umum Gelombang


Keterangan:
A = amplitudo
k = bilanagan gelombang (tetapan gelombang)
ω = kecepatan sudut

Perjanjian Tanda Persamaan Umum Gelombang



Rumus Dasar Gelombang





Menentukan Frekuensi, Periode dan Panjang Gelombang



Persamaan Gelombang Stasioner Ujung Tetap/Terikat, Ujung Bebas



Letak Perut dan Simpul




Pembiasan Gelombang





Cepat Rambat Gelombang pada Tali



 
Semoga Bermanfaat -
*marthayunanda*
Soal Kimia Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan 1

Soal Kimia Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan 1

Hasil kali kelarutan dan kelarutan suatu larutan, materi ini diajarkan pada kelas 11. Siswa dituntut untuk memahami kelarutan dan hasil kelarutan, kapan terjadi endapan dan kapan tidak terjadi endapan. Materi ini juga sangat erat berkaitan dengan konsep dasar mol.

Selain itu materi ini juga bisa dikaitkan dengan materi pH suatu zat nantinya. Yang paling terpenting untuk menguasai materi ini adalah konsep dasar mol.

Berikut ada 2 paket soal  yang mudah-mudahan bisa membantu dalam pemahaman pada materi ini, untuk melihat preview soal tersebut, silahkan cek pada kota di bawah ini,

Paket 1



Paket 2



Untuk mencetak atau mengambil file tersebut silahkan download pada Link berikut,

  1. Download Soal Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan paket 1
  2. Download Soal Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan paket 2
Semoga dapat membantu dan dipergunakan sebaik-baiknya. 
-marthayunanda-
Soal Kimia tentang Koloid

Soal Kimia tentang Koloid

Sebelumnya kamu haris membaca banyak tentang koloid, mana fase terdispersi dan mana fase pendispersi. Di samping itu siswa juga nanti dituntut untuk kegunaan masing-masing Koloid serta sifat sifat larutan koloid seperti efek tyndal, gerak brown dan seterusnya.

Tanpa dibahas lebih banyak di sini, Ini ada 2 Paket soal tentang Koloid, seperti biasa untuk melihat preview Soal Soal tersebut silahkan cek pada kotak berikut,

Preview Soal Paket 1



Preview Soal Paket 2


Untuk mencetak atau mendownload soal-soal ter sebut silahkan klik pada link dibawah ini

  1. Soal Koloid SMA paket 1
  2. Soal Koloid SMA paket 2

Semoga bermanfaat dan bisa digunakan sebaik baiknya.
-marthayunanda
Asam - Basa beserta contohnya

Asam - Basa beserta contohnya

a.    Asam Lemah
Asam lemah yaitu senyawa asam yang dalam larutannya hanya sedikit
terionisasi menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi asam lemah merupakan reaksi
kesetimbangan.
Secara umum, ionisasi asam lemah valensi satu dapat dirumuskan
sebagai berikut.
HA(aq) ←→ H+(aq) + A–(aq)

Hasil gambar untuk asam basaContoh Asam Lemah :
1)    Asam asetat (Asam cuka) (CH3COOH)
2)    Asam sitrat (C6H8O7)
3)    Asam sianida (HCN)

b.   Basa Kuat
Basa kuat yaitu senyawa basa yang dalam larutannya terion seluruhnya menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi basa kuat merupakan reaksi berkesudahan.
Secara umum, ionisasi basa kuat dirumuskan sebagai berikut.
M(OH)x(aq) Mx+(aq) + x OH–(aq)

Contoh Basa Kuat :
1)    Litium hidroksida (LiOH)
2)    Natrium hidroksida (NaOH)
3)    Kalium hidroksida (KOH)

2.  kegunaan dari :
a.    Asam Sulfat (H2SO4)
Baterai
b.    Asam Nitrat (HNO3)
Pupuk, peledak TNT
c.    Natrium Hipoklorit (NaOCl)
Pemutih, penawar infeksi
d.    Magnesium Hidroksida (Mg(OH)2
Obat pencahar (antasida)
e.    Batu Kawi (MnO2)
Zat aktf dalam baterai
f.     Perak Bromida (AgBr)
Fotografi (film foto)
g.    Soda Api (NaOH)
Produksi sabun, bubur kayu, deterjen
h.    MgSO4.7H2O
Obat kuras (garam inggris)

Asam sulfat digunakan dalam jumlah yang besar oleh industri besi dan baja untuk menghilangkan oksidasi, karat, dan kerak air sebelum dijual ke industri otomobil.

Asam nitrat biasanya digunakan di laboratorium sebagai reagen. Larutan ini juga dipakai untuk memproduksi bahan-bahan yang meledak seperti nitrogliserin, trinitrotoluena (TNT) dan Siklotrimetilenatrinitramin (RDX), dan juga untuk pembuatan amonium nitrat.

Asam nitrat juga digunakan di bagian metalurgi dan pengilangan karena dapat bereaksi dengan metal. Ketika dicampurkan dengan asam klorida, maka campuran ini akan membentuk aqua regia, satu dari sedikit reagen yang dapat melarutkan emas dan platinum.


Larutan natrium hipoklorit, umumnya dikenal sebagai pemutih atau clorox, adalah seringkali digunakan sebagai penawar infeksi (desinfektan) atau bahan pemutih.
***marthayunanda***